Menghadapi Bos yang Tidak Mau Salah

Adalah hal yang biasa menemukan fakta bahwa bos anda bersikap keras kepala dan tidak mau dianggap salah. Bayangkan saja :

- dia sudah mencapai tahap yang jauh lebih tinggi dari anda
- tahap tersebut tentunya sudah dilalui melalui perjuangan panjang


jadi jangan heran jika bos kemudian menganggap apa yang anda lakukan tidak selalu benar, dan apa yang dia lakukan adalah benar.
Mungkin saja apa yang dilakukan atau dipikirkan bos adalah benar dan tepat.

Sebagai contoh :

seorang bos meminta anak buahnya mengerjakan pekerjaan yang segitu beratnya sehingga pekerjanya kemudian harus lembur dan jatuh sakit. Orang akan mengira apa yang dilakukan boss adalah salah karena tidak memberikan pekerjaan tidak sesuai kemampuan pegawainya.

Namun mungkin yang menilai seperti itu tidak tahu bahwa bos tersebut mungkin saja pernah mendapatkan task yang lebih banyak dan lebih berat namun dapat diselesaikan dengan baik.

Atau mungkin saja berdasarkan pengalamannya, task list yang banyak itu dapat dikerjakan oleh pegawainya yang terdahulu (yang mungkin kini sudah mengalami kenaikan karir)

Oleh sebab itu, jika merasa bos salah, introspeksi mungkin saja bos memang benar, namun pegawainya kurang tepat melakukan instruksi.

Tetapi bos juga adalah manusia yang bisa saja memang melakukan kesalahan, oleh sebab itu yang dapat anda lakukan adalah :


- mencoba berbicara baik-baik dengan bos
berbicara di sini adalah anda jangan sampai mengatakan bahwa bos sudah melakukan kesalahan. Berikanlah ide-ide yang baik bagaimana perusahaan akan lebih maju menurut anda.

Dengan cara ini, bos tidak akan merasa terhina namun dihargai karena anda akan seolah sedang meminta saran dan pelajaran berharga bagaimana mengurus sebuah usaha.

- mencoba bertanya kepada bos mengenai instruksi yang diberikan
bertanya di sini harus dilakukan dengan bentuk bertanya bagaimana task yang diberikan dapat anda maksimalkan.



Semisal jika bos anda memberikan pekerjaan input data sebanyak 200 halaman, mintalah saran dari bos anda bagaimana strategi untuk menyelesaikannya dengan baik. Katakanlah padanya jika pekerjaan tersebut terlalu berat dalam deadline tertentu dan minta sedikit keringanan.

Jangan lupa untuk mengatakan padanya bahwa meskipun sangat banyak, task list tersebut akan anda kerjakan sebaik mungkin.

Tetapi hal terpenting dalam menghadapi bos yang "menurut anda" memiliki pendirian yang sangat kuat alias "keras kepala" adalah bersabar, dan melakukan pekerjaan tersebut sebaik mungkin.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerja atau Kuliah

Menyikapi dan Menghadapi Masalah di Kantor

Menghadapi Interview Kerja